Kepri.kabatdaerah.com, Bintan- Dengan perkembangan peningkatan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan seiring dengan Pemberlakuan PPKM level 4, RSUD Bintan menggelar diskusi bersama terkait teknis penanganan Covid-19, di ruang Kantin RSUD Bintan, Senin (27/07/21)
Turut hadir pada diskusi tersebut diantaranya, Direktur Utama RSUD Bintan Benni Antoni, bersama jajaran, Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, Camat Bintan, Insan Media, Ketua PPM Bintan Timur Gordon Siregar, Ketua Himalaya Bintan Afri Tokoh Masyarakat Kabupaten Bintan dan lainnya.
Diawal gelar diskusi tersebut Benni Anthoni selaku Direktur Utama RSUD Bintan menyampaikan dan menampung baik masukan ataupun kritik sehat membangun yang disampaikan oleh peserta diskusi terkait pelayanan penanganan rumah sakit untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 khususnya di Bintan.
” Kami bersama Nakes di RSUD Bintan ini selalu berusaha untuk menangani pasien Covid-19 sesuai tupoksi se- optimal mungkin. Walaupun tingkat pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bintan ini sangat tinggi. Pada kondisi saat ini peningkatan kasus Covid-19 di kabupaten Bintan sangat tinggi khususnya di Bintan Timur. Berdasarkan data yang ada pada kami dari bulan Januari sampai akhir bulan Juli (pertanggal 25 Juli) terjadi pelonjakan sangat tinggi diwilayah kita bahkan dengan keterbatasan ruang perawatan atas atensi dari Kapolres Bintan diadakan penambahan tempat tidur dan tenda untuk perawatan pasien Covid-19, ” ujar Beni.
Selanjutkan masih menurut Benni dikatakannya, terkait vaksinasi untuk tahap pertama sangat tinggi, namun untuk tahap Kedua antusias terkait vaksinasi masyarakat sangat menurun, juga angka Kematian terjadi di RSUD Bintan sangat tinggi, itu kami tidak tau entah dikarenakan animo masyarakat ataupun terkait akan keterbatasan ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit ini, sementara, diketahui adanya keterbatasan kapasitas rumah sakit di seluruh wilayah bahkan sampai di kota pun semua penuh untuk rawat inap pasien Covid-19, ” ujarnya.
Selain itu, dalam diskusi secara humanis tersebut disampikan juga oleh salah satu dokter RSUD Bintan, terkait penanganan pasien Covid-19 hingga ke Pemulasaran pasien Covid-19 dengan sesuai ketentuan dan kelengkapan Prokes secara gamblang.
Diskusi tersebut bertujuan untuk bersama mengedukasi ke masyarakat perihal animo masyarakat yang tidak baik terkait penanganan Covid-19 di RSUD Bintan.
Namun hal tersebut tidak menimbulkan lemahnya semangat para pejuang Covid-19 di RSUD Bintan ini, justru hal terkait menjadi kan spirit untuk para dokter dan Nakes dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik dan seoptimal mungkin kedepannya dalam penanganan dan merawat pasien Covid-19 sesuai keinginan dan perlunya dukungan bersama oleh masyarakat Bintan.
Di tengah kesempatan tersebut Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono SIK M.M. juga mengharapkan dukungan bersama untuk satukan langkah gerak bersama dalam mendukung program pemerintah perangi Covid-19.
” Mari bersama – sama berpikir positif dalam menyampaikan berita, berikan edukasi pemahaman ke masyarakat berdasarkan real dengan sumber yang benar dan jangan hanya katanya, katanya saja, mengingat kondisi saat ini begitu pentingnya dukungan kita semua dalam mendukung program pemerintah pada kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, satukan langkah, gerak bersama kita perangi Covid-19, semoga cepat berakhir dan kembali seperti semula, tetap tegakkan Prokes, jaga imun patuhi peraturan yang ada, ” ucap Bambang.
Dikesempatan yang sama Ketua PPM Bintan Timur Gordon Siregar juga apresiasi kepada Dokter dan Nakes RSUD Bintan, dirinya mendukung penuh kinerja dokter dan Nakes dalam penanganan dan perawatan pasien Covid-19 di Bintan.
” Semua hasil penanganan perawatan pasien Covid-19 di RSUD Bintan harus transparan dan sampaikan ke masyarakat dan keluarga pasien sesuai aturan teknis yang ada, semoga dengan begitu antusias masyarakat kembali memahami betapa berbahayanya virus corona menularkan tanpa pandang bulu, serta tingginya tingkat angka kematian yang terjadi. Sehingga sangat penting untuk melakukan berbagai pemeriksaan dan perawatan sesuai medis sehingga dengan lebih dini terdeteksi dengan segera, dilakukan penanganan dan rawatan, semoga penanganan dan pelayanan di RSUD Bintan ke masyarakat akan lebih baik lagi kedepannya, dan semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir hingga tidak lagi menambah tingkat angka kematian korban Covid-19 di Bintan ini, ” pungkas Gordon.
Diskusi berlangsung secara humanis, dan tetap mengedepankan protokol kesehatan, dengan memakai masker dan jaga jarak Antisipasi pencegahan Covid-19 (NH).







Discussion about this post