Karimun, Kabar Daerah.com. Pemerintah Kabupaten Karimun mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1,9 milyar, untuk pembelian 3 unit kedaraan dinas tahun anggran 2026. Pembelian mobil Dinas tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Sabtu (25/04/2026).
Dalam hal tersebut, seorang Mahasiswa STISPOL Raja Haji, putra Karimun yang berkuliah di Tanjung Pinang Andi Muhammad Riski Maulana, sangat menyayangkan atas tindakan Bupati Karimun yang akan menggelontorkan anggaran sebesar 1,9 miliar rupiah untuk pembelian mobil dinas baru, dan ini bukan sekadar kebijakan biasa, ini adalah simbol nyata dari kegagalan dalam menetapkan prioritas.
“Di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang secara ekonomi, langkah ini terasa seperti tamparan keras bagi rasa keadilan publik. Alasan klasik seperti menunjang kinerja tidak lagi cukup untuk membenarkan keputusan seperti ini. Publik berhak mempertanyakan apakah mobil dinas lama sudah benar-benar tidak layak?. Ataukah ini hanya bentuk pemborosan yang dibungkus dengan dalih kebutuhan birokrasi,” tegas Andi.
Ia juga mengtakan, “Lebih dari itu, kebijakan ini mencerminkan jarak yang semakin lebar antara pemerintah dan rakyatnya. Ketika pejabat sibuk meningkatkan kenyamanan diri, masyarakat justru dipaksa untuk terus berhemat dan berjuang sendiri”.
Sudah saatnya pemimpin daerah menyadari bahwa legitimasi mereka bukan hanya berasal dari jabatan, tetapi dari kepercayaan publik. Dan kepercayaan itu dibangun dari keputusan-keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan pada kemewahan kekuasaan,” ungkapnya.
“Jika pemerintah daerah ingin dihormati, maka yang harus ditunjukkan adalah keberanian untuk mendahulukan rakyat, bukan fasilitas pribadi. Prioritas yang benar seharusnya jelas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, semua alasan akan terdengar seperti pembenaran yang dipaksakan,”.
“Pada akhirnya, publik tidak butuh mobil baru pejabat. Yang mereka butuhkan adalah kesejahteraan dan lapangan pekerjaan,” tambah Andi.
Syarul.







Discussion about this post