Karimun, Kabar Daearh.com. PT TIMAH (Persero) Tbk kembali lakukan berbagai program edukasi para pelajar siswa SD Negeri 009 Kundur Barat, untuk memahami pentingnya memilah sampah sekaligus mengenal keberadaan Bank Sampah Lanjut Bestari di Desa Sawang Laut, Selasa (30/06/2026).
Kegiatan edukasi ini disambut antusias oleh para pelajar. Mereka diajak mengenal jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik dan anorganik, serta memahami manfaat pemilahan sampah dan potensi sampah yang masih dapat didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. Para siswa juga dikenalkan dengan sistem pengelolaan sampah melalui Bank Sampah Lanjut Bestari yang merupakan binaan PT TIMAH Tbk.
Kepala SD Negeri 009 Kundur Barat, Saharun, mengatakan pihak sekolah telah lama menjalin kerja sama dengan PT TIMAH dalam mendukung program pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan membuat para siswa mulai memahami pentingnya memilah sampah, khususnya sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual.
“Anak-anak sekarang sudah mulai paham. Kalau mereka menemukan botol plastik atau barang bekas lainnya, mereka akan mengumpulkannya dan menyerahkannya kepada guru di sekolah untuk kemudian dibawa ke Bank Sampah Lanjut Bestari,” ujar Saharun.
Selain itu, siswa yang aktif mengumpulkan sampah akan mendapatkan penghargaan berupa alat tulis dari hasil sampah yang ditukarkan sebagai bentuk motivasi agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami berharap program ini terus berlanjut. Anak-anak menjadi lebih semangat menjaga kebersihan sekolah karena mereka mendapatkan edukasi sekaligus dianugerahi atas kepedulian terhadap lingkungan. Semoga nanti bukan hanya alat tulis saja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PT TIMAH juga memberikan dukungan berupa fasilitas transportasi sampah menuju bank sampah sehingga program tersebut dapat berjalan dengan baik.
Tak hanya mendukung operasional bank sampah, PT TIMAH juga membantu penyediaan sarana kebersihan di sekolah berupa tiga unit tempat sampah terpilah dengan warna berbeda serta fasilitas keran udara untuk menunjang kebersihan siswa.
Menurut Saharun, keberadaan tempat sampah terpilah memudahkan siswa membiasakan diri membuang sampah sesuai jenisnya sehingga budaya peduli lingkungan mulai terbentuk sejak di bangku sekolah dasar.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT TIMAH Bantuan ini bukan hanya sekedar melengkapi fasilitas sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak agar terbiasa menjaga kebersihan dan ini sudah mulai terasa manfaatnya, banyak siswa yang sudah mulai membuang sampah di tempatnya setelah habis jajan,” ujar Saharun.
Syahrul.







Discussion about this post