Beranda DAERAH Peran Serta dan Wujud Nyata Dari TMMD Dilapisan Masyarakat

Peran Serta dan Wujud Nyata Dari TMMD Dilapisan Masyarakat

32

NATUNA, KepriKabarDaerah.com- Program Tentara Manunggal Memmbangun Desa (TMMD) , laksanakan giat fisik dan non fisik di Kecamatan Pulau Tiga.

Pengerjaan giat fisik dan non fisik tersebut pada akhir juli akan segera di selesaikan, mengingat keterjangkauan daerah yang melintasi laut, tentunya banyak membutuhkan waktu yang maksimal. Hal tersebut dikatakan Komando Distrik Militer 0318 Letnan Kolonel (Inf) Yusuf Rizal, pada saat wawancarai di Ruang kerjanya, Jum’at (14/07/2018) pagi.

Dalam penjelasan Dandim Letkol Inf Yusuf Rizal mengatakan, untuk hasil survei pertama yang membutuhkan waktu cukup lama, akhirnya pembangunan fisik dilaksakan, dengan pembangunan jalan antara Sabang Mawang menuju Tanjung batang, dengan panjang 430 meter, lebar 5 meter.

pembangunan fisik dilaksakan, dengan pembangunan jalan antara Sabang Mawang menuju Tanjung batang, dengan panjang 430 meter, lebar 5 meter.

“melihat cuaca yang belum menentu, untuk sementara pembangunan baru berkisar 10%, dan kita juga memberi arahan kepada tim Satgas untuk monitor terus, melihat cuaca belum membaik”. Jelas Dandim.

“Untuk Non fisik, kita laksanakan beberapa sosialisasi berupa, wawasan kebangsaan, bela Negara, Prikanan, pertanian, dan juga kesehatan”terangnya lagi.

Pelaksanaan Sosialisasi bakti sosial kepada masyarakat

“Giat Bhakti Sosial rutin kita laksanakan dalam waktu dekat, kita akan laksanakan lagi, program dari Mabes TNI AD,” katanya lagi sambil menambahkan, program Bhakti Sosial, nota kesepahaman antara Mabes TNI AD dengan Kementerian Kesehatan RI.

Tak tanggung-tanggung, demi menyukseskan giat TMMD, Letkol Yusuf menurunkan Satgas dari Kodim sebanyak 150 anggota. Di tambah bantuan anggota rekan-rekan TNI dan Polri. “Saya bersyukur, rekan-rekan TNI dan Polri, sangat mendukung,” katanya. “Termasuk Pemerintah Kabupaten Natuna.”

Sebelum mengakhiri pembicaraan, Letkol Yusuf menilai, perekonomian masyarakat Pulau Tiga cukup lumayan. Sebagai masyarakat kecamatan kepulauan, dominan berprofesi nelayan, sumber daya perikanan sangat menjanjikan. Lahan pertanian subur, dibantu listrik 24 jam.

Hanya beberapa kendala di alami masyarakat Pulau Tiga, yaitu: kekurangan tenaga medis Puskesmas dan belum terbangun perbankan. “Saya telah berkoordinasi dengan BNI, agar mereka bisa membangun unitnya di Pulau Tiga,” katanya. “Insya Alloh, dalam waktu dekat, akan terwujud pelayanannya.

(*OK)