Beranda HEADLINE Kronologis Kandasnya KM. Bukit Raya Dikarang Neneh

Kronologis Kandasnya KM. Bukit Raya Dikarang Neneh

120

NATUNA, KepriKabarDaerah.com- Kandasnya Kapal penumpang KM. Bukit Raya di Laut Natuna Utara, dengan menabrak Karang Neneh, Kapal tersebut yang bertolak dari Tanjung Pinang, yang hendak berdempet di dermaga Selat Lampa,dan selanjutnya ke Pontianak.Jum’at (18/05/2018), Siang.

Karang Neneh atau yang bisa di sebut karang Ninik oleh warga setempat, termasuk karang yang dangkal luas, kedalaman hanya mencapai 8-11 meter, dulunya juga pernah terjadi tenggelamnya kapal Jidayat di sekitaran Karang Neneh dan salah satu tempat nelayan mencari ikan, karena karang Neneh (Ninik red) mempunyai terumbu karang yang masih bagus, terdapat ikan kerapu besar, hal tersebut dikatakan warga setempat Ya’akup, kurang jelasnya saya kurang mengatahui sejarah karang itu”terang Ya’akup begitu.

Kecelakaan terterjadi sekitar pukul 12:15 Wib, pada “pada saat itu kami sempat juga mengalami kepanikan, karena posisi Kapal sudah mengalami kebocoran di deck 2 sisi kanan depan, Menunggu selesainya sholat Jum’at baru kami menghubungi Danposal Sabang Mawang” Ungkap Nofiansyah sosok Kapten KM. Bukit Raya.

“Setelah selesai Sholat Jum’at kamipun segera mengevakuasi Penumpang dan sempat tertunda, karena hari menjadi gelap, angin bertiup kencang dan turun hujan mengguyur Kapal kami”Ungkap kapten kapal dengan bingung

“Dengan berbekalan jaket pelampung, saya mengambil keputusan Untuk segera mengevakuasi penumpang didermaga Selat Lampa agar tidak terjadi hal yang dinginkan “Ungkapnya dengan tegas

“Pada saat evakuasi penumpang kami di bantu oleh 2 Searider dan kapal Hiu Macan dan beberapa dari pompong nelayan, dengan jumlah 238 penumpang”. Jelas Nofiansyah

Foto pada saat mengevakuasi Penumpang KM. Bukit Raya ke Speed Rider TNI AL

“Pada saat tabrakan terjadi kondisi mesin kapal mati mendadak, kami pun belum tahu persis kenapa mesin tiba-tiba mati, setelah selsai mengevakuasi penumpang barulah kami mengecek pada mesin, alhasil baling-baling sisi kanan kapal mengalami benturan pada karang, sehingga terjadinya mesin mati mendadak” Jelas Nofiansyah Kapten kapal.

“Untuk sementara penumpang tujuan Midai, Serasan dan Pontianak, kita evakuasi ke darat dulu, Untuk lebih Lanjutnya kita fasilitas agar menggunakan Kapal yang lainya”tutup Nofiansyah.