Batam, Kabar Daerah.com. Kenduri Akbar yang diadakan di Lapangan Buana Center Park untuk menjalin silaturahmi Warga Rempang dengan pihak BP Batam, menandakan kepedulian BP Batam terhadap warga Rempang yang direlokasi, Kamis (12/10/2023), jam 8⁰⁰ wib malam.
Acara kenduri ini dihadiri oleh Kepala BP Batam yang diwakilkan oleh Bapak Anggota Bidang Pengawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman sa’ad, Bapak Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri N, S.H., S.I.K., M.H., Bapak Kapolsek Batu Aji, AKP Sandy Pratama Putra S.I.K., Bapak Direktur Infrastruktur Kawasan, Ponco Indro Subekti, Bapak Kepala Kantor Kementrian Agama, Dr. Haji Zulkarnaen Umar, Bapak Camat Galang, Ute Rambe S.E., Bapak Danramil 04 Galang, Kapt Inf TM Tarigan, Bapak Kapolsek Galang, IPTU Alex Yasral, Tokoh Pemuda Rempang, Suherman, Bapak Wakil Ketua 3 DPRD Kepri, Dr. Aprisal Dahlan, Bapak Rusli, Bapak Bohari, Bu Nurul, Bu Yana, Pak Hazam, Bu Siti, Bu Leha, Ketua RT, Asif.

Dalam kata sambutan salah seorang warga yang di relokasi, bapak Hazam mengatakan, “saya pribadi warga pasir panjang, bersyukur atas BP Batam telah membantu dalam relokasi yang saya dapatkan, dimana sebelumnya kurang percaya terhadap penggusuran warga rempang dan relokasi yang dirancang BP Batam sebelumnya.
Bapak Sudirman sa’ad mengatakan, “mohon maaf atas ketidak-hadiran Bapak Kepala BP Batam dikarenakan ada hal penting yang tidak boleh dihindari, hingga beliau tidak boleh hadir malam ini”.
Pak Sudirman Sa’ad mengucapkan, terima kasih pada bapak- ibu yang telah pindah ketempat relokasi ini dan berterima kasih pada yang telah mendaftar untuk pindah, serta mengucapkan terima kasih bagi yang belum mengambil keputusan.

“Kami dari BP Batam/Walikota Batam harus menyakinkan, harus menyampaikan harapan- harapan baru, bahwa sesungguhnya pemerintah sangat memperhatikan warga pulau Rempang,” tutur Sudirman.
“Saya bersama dengan bapak Ketua BP Batam, Muhammad Rudi, dan Deputi yang lain dipanggil ke Jakarta dari kemarin sampai pagi tadi, untuk melaporkan apa perkembangan di rempang saat ini dan apa harapan- harapan warga pulau rempang,” ungkapnya.
“Adapun ditunjuk untuk melayani warga pulau rempang seperti bapak Harlas, bapak Ilham. Mereka adalah ujung tombak BP Batam yang ditugaskan untuk mendengarkan aspirasi warga pulau rempang,” tambahnya.
“Semua hak-hak warga rempang yang dikatakan BP Batam akan ditunaikan, karena semua hak- hak warga itu sudah diatur dalam Perencanaan BP Batam dan Perencanaan Nasional. Jadi anggarannya sudah disiapkan semuanya,” kilas Sudirman.

Komitment BP Batam juga, bahwa pembangunan rempang itu juga nantinya akan dinikmati warga rempang, dimana para bapak – bapak/ suami akan dipekerjakan dalam membangun pulau rempang. Jadi kalau proyek nasional ini berjalan untuk 5 tahun ke depan, mulai dari 2024 – 2029 akan menyerap tenaga kerja 3000 orang. BP Batam akan memperkerjakan warga rempang.

Dan bagi para ibu – ibu atau istri akan di latih untuk membuat karya/ketrampilan tangan dan produksinya, nantinya dibentuk pemasarannya disini dan akan didatangkan wisatawan – wisatawan untuk membelinya.
“Bagi anak- anaknya, akan kita didik sesuai dengan keinginannya supaya tercapai cita citanya, bila ingin melanjutkan pendidikannya ke universitas akan kita bantu, apabila ingin bekerja setelah tamat sekolah kita berikan kerja bagi anak- anaknya,” tutup Pak Sudirman Sa’ad.
ES/Mr.Plan B.







Discussion about this post