Beranda DAERAH Dandim 0318 Himbaukan Warga Pasca Letusan di Teluk Buton

Dandim 0318 Himbaukan Warga Pasca Letusan di Teluk Buton

61

NATUNA, KabarDaera.com – Komandan Kodim 0318 Letkol. Inf. Yusuf Rizal. Sos, di dampingi Pasi Intel Kodim Kapten Inf. Narta dan segenap jajarannya, langsung memberi berupa Himbauan ,pasca terjadinya ledakan pemukiman penduduk di Desa teluk buton, yang menewaskan ibu rumah tangga, Lilawati 35 tahun. Senin (12/02/2018) Sore.

Pasi Intel Kapten Inf. Narta di dampingi Bhabinsa Kecamatan Bunguran utara, dan beberapa anggota Kepolisian dari Satreskrim, Satbhara Polres Natuna serta beberapa warga setempat, langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi ledakan.

Terkait informasi di lapangan dan beberapa saksi, letusan ini berpicu dari bekas munisi bahan peledak (muhandak), sisa proyektil saat Latgap (Latihan Gabungan, red) PPRC 2017 lalu.

Beberapa keterangan saksi di lapangan Kuswanto mengatakan, para warga di desa teluk buton banyak mengambil bekas selongsong di lokasi ladgab bekas munisi bahan peledak (muhandak), untuk di jual dan sebagian mengambil untuk di simpan di rumahnya.

Mendengar hal tersebut, pihak TNI pmenyisir olah tempat kejadian perkara (TKP),dan menemukan lagi satu selongsong munisi bahan peledak di dapur pasca ledakan tersebut.

Dandim 0318 Letkol. Inf. Yusuf Rizal. Sos, menghimbau, agar masyrakat yang menemukan bekas muhandak tersebut, agar segera melaporkan kepada Bhabinsa dan Pemerintah desa setempat, agar tidak terjadi sesuatu yang di inginkan.

Lanjutnya menuturkan, pasca Latgap PPRC, pihaknya telah melakukan sweeping untuk mencari sisa-sisa Muhandak. Namun, karena keterbatasan personil dan lokasi yang sangat luas, serta adanya Muhandak yang terkubur dalam tanah, disinyalir alat pendeteksi Muhandak tidak mampu menjangkaunya.

“Karna masih terdapat sisa munisi yang masih ada, kita akan mengerahkan anggota untuk adakan sosialisasi mengenai penemuan tersebut, agar masyrakat bisa mengatahui bahayanya muhandak, dan segera melaporkan penemuan” tegasnya.

“Kami masih belum bisa menyimpulkan, apakah muhandak yang meledak tersebut berasal dari Ladgab PPRC tahun lalu, kami akan adakan pengecekan bersama Polri dan TNI untuk standard amunisi yang kita miliki”ungkapnya.

“Saya sudah Perintahan Pasi Intel untuk mendatangi keluarga korban, atas nama pribadi dan Dinas mengucapkan belasungkawa terhada keluarga korban, dan kita akan membantu meringankan beban yang di derita pihak korban, terlepas dari pribadi, keluarga dan warga, kita wajib saling membantu apabila ada kesulita, kemungkinan besok (13 febuari, red) saya akan mendatangi rumah korban”tutupnya