Batam, Kabar Daerah.com. Belakangan ini banyak kasus yang timbul akibat sistem yang dibentuk dan dipromosikan oleh marketing promo Telkomsel terkait Kuota internet bertautan dengan masa, dan jumlah kuota lebih, akan hilang begitu saja bila sudah dapat masa berakhir Internet. Di Case lain juga bahwa Harga Promo Kuota Telkomsel sudah menjulang tinggi dalam persatu bulan, dan promo kuota perminggu dalam promosi internet Telkomsel, Selasa (11/08/2026).
Dan paling teruk lagi bahwa, pulsa akan hilang nilainya bila sudah habis masa aktif berakhir ke masa tenggang.
Sepertinya Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), belum bisa mengawasi dan mengontrol aktivitas sistem yang di buat dan bentuk oleh seluler- seluler yang sedia di Indonesia seperti Telkomsel.
Harga kuota Internet, seperti kuota Internet Telkomsel yang biasanya pembelian dengan Rupiah Rp.50.000,- dapat membeli 25 GB dan tak lama kemudian hanya dapat membeli 18 GB, tetapi kali ini, harga Rupiah Rp.60.000,- hanya dapat membeli 13 GB. Apakah ini pengaruh efek pajak yang diumbar- umbar pemerintah Sekarang ini?
Redaksi Kabar daerah telah menyambangi beberapa pelayan-pelayan (Pramuniaga) di GraPARI Telkomsel, enggan memberi komentar dan enggan mengarahkan ke Pimpinan GraPARI Telkomsel di kota Batam, Kepulauan Riau.
Perihal ini akan ditelusuri dan dilanjutkan ke pihak yang berwenang baik pihak Telkomsel dan Pemerintah khususnya pihak Perpajakan di kota Batam.
Red.









Discussion about this post